Detail Cantuman Kembali
Efektivitas Pemberian Dosis Allopurinol Berdasarkan Klirens Kreatinin Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Dengan Hiperurisemia Studi Di Poliklinik Ginjal Dan Hipertensi Rumkital Dr. Ramelan Surabaya
Untuk mengetahui efektivitas pemberian allopurinol berdasarkan klirens kreatinin pada pasien penyakit ginjal kronik dengan hiperurisemia, telah dilakukan studi secara prospektif selama 4 bulan di Poliklinik ginjal dan hipertensi di Rumkital Dr. Ramelan. Kriteria inklusi adalah pasien PGK dengan CrCI < 60 ml/menit, usia 30-70 tahun, pra-dialisis, asam urat > 8 mg/dL, tidak disertai dengan penyakit penyerta anemia hemolitik / malignasi hematologis, konsumsi NSAID. Dosis allopurinol diberikan pada pasien dengan CrCl 10-50 ml/menit (dihitung dengan persamaan Cockroft-Gault) selama 1 bln. Efektivitas terapi terlihat dari kadar asam urta sebelum dan sesudah terapi, parameter fungsi hati berupa SGOT, SGPT terkait dengan metabolit oxypurinol yang bisa menimbulkan hepatitis dengan menggunakan alat Auto Analyzer Hitachi 704 Japan, reaksi toksik berupa skin rash, jaundice, kepatuhan minum obat dan diet juga diamati baik wawancara melalui telepon pada hari ke-15 dari minum obat maupun saat kontrol. Sebanyak 22 orang (55%) yang mencapai kadar asam urat 6 mg/dL. Pencapaian target terapi kadar asam urat dilakukam uji kemaknaan (Mc.Newmar, = 0,05) kadar asam urat baik untuk yang mencapai maupun belum mencapai target terapi dari 40 pasien, menunjukkan tercapainya target terapi dengan tingkat signifikansi 0,000 (p
Lestiono - Personal Name
6B.T Les e
6B.T Les e
Text
Indonesia
Fakultas Farmasi UNAIR
2005
Surabaya
xix, 81p.; 30cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







